SEMINAR, PELATIHAN, PENYULUHAN GEMA CERMAT DAN DAGUSIBU DALAM RANGKA RAKERDA HISFARDIS JAWA TENGAH 2019

SEMINAR, PELATIHAN, PENYULUHAN GEMA CERMAT DAN DAGUSIBU DALAM RANGKA RAKERDA HISFARDIS JAWA TENGAH 2019

EVALUASI PELAKSANAAN CARA DISTRIBUSI OBAT YANG BAIK
(CDOB) SERTA IMPLEMENTASI DI SARANA KEFARMASIAN

CDOB atau Cara Distribusi Obat yang Baik atau penyaluran obat dan atau bahan obat yang bertujuan untuk memastikan mutu sepanjang jalur distribusi atau penyaluran sesuai persyaratan dan tujuan penggunaannya. CDOB (Cara Distribusi Obat Yang Baik) bertujuan untuk menjamin keamanan, khasiat, dan mutu obat beredar, perlu menerapkan pedoman cara distribusi obat yang baik dalam setiap aspek dan rangkaian distribusi obat. Guna mengetahui apakah obat
tersebut sama mutunya saat proses produksi maka perlu adanya sistem penjaminan mutu dibidang distribusi yaitu Cara Distribusi Obat Yang Baik (CDOB) Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan No. 9 tahun 2019 dan Petunjuk Pelaksanaan Cara Distribusi Obat Yang Baik (CDOB)
oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia tahun 2015.

Pedoman teknis CDOB terdiri dari Aspek – Aspek yaitu adalah Managemen Mutu, Organisasi, Managemen dan Operasional, Bangunan dan Peralatan, Operasional, Inspeksi Diri, Penanganan Keluahan, Kembalian, Diduga Palsu, Recall, Transportasi, Sarana distribusi berdasarkan kontrak dan dokumentasi. Anex I. Bahan Obat, Anex II. Produk Rantai Dingin, Anex III. Narkotika, Psikotropika dan Prekursor farmasi.

Dengan diselenggarakannya kegiatan ini, diharapkan semua pihak, bukan hanya apoteker penanggung jawab PBF namun juga pelaku usaha dan masyarakat, bersama-sama mengawasi obat dan makanan yang beredar, sehingga obat dan makanan yang aman dan bermutu dapat selalu terjaga. Sebagai wujud kepedulian, eksistensi serta branding apoteker di masyarakat melakukan kegiatan penyuluhan Gema Cermat dan Dagusibu di tempat umum dan keramaian.
Sebagai Ahli Obat ya Apoteker.

Seminar, Pelatihan
Hari / tanggal : Sabtu, 7 Desember 2019
Tempat : Quest Hotel Jl. Plampitan No. 37-38 Semarang
Waktu : Pukul 07.00 – selesai

Penyuluhan Gema Cermat dan Dagusibu
Hari / tanggal : Minggu, 8 Desember 2019
Tempat : CFD Simpang Lima Semarang
Waktu :
Pukul 07.00 – selesai

Workshop Advokasi dan Pembelaan Anggota PD IAI Jawa Tengah

Workshop Advokasi dan Pembelaan Anggota PD IAI Jawa Tengah

” Langkah – Langkah Advokasi dan Pembelaan Anggota “

Apoteker dalam menjalankan perannya dalam pelayanan kefarmasian harus mempunyai kemampuan yang baik dalam penyampaian informasi tentang obat kepada pasien, mengetahui legalitas suatu produk obat, serta pengetahuan dan kompetensi yang semakin ditingkatkan dengan cara update informasi dan regulasi.

Apoteker dalam menjalankan praktek kefarmasian tidak pernah lepas dari hukum. Setiap kegiatan kefarmasian yang dilakukan diatur oleh Undang – undang, Peraturan Pemerintah, Peraturan Menteri Kesehatan, maupun BPOM.

Adanya temuan – temuan dari hasil inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan oleh BBPOM akhir – akhir ini menemukan beberapa penyimpanagan praktek kefarmasian baik dari tingkat industri, distributor, maupun sarana pelayanan kefarmasian. Menanggapi hal tersebut perlu adanya suatu sistem untuk melindungi Apoteker agar tidak masuk ke ranah hukum pidana maupun perdata seperti kasus – kasus yang terjadi akhir ini, beberapa sejawat sampai di meja hijaukan karena melakukan penyimpangan dari regulasi yang di tetapkan.

Dihadiri oleh Ketua PD IAI Jawa Tengah Drs. Jamaludin Al J Effendi, M.Farm., Apt, kemudian dengan dua Pembicara Workshop Brigjend. Pol. Drs. Mufti Djusnir, M.Si., Apt dan Dr. Nurjihad, SH, MH.

Diselenggarakan Pada :
Hari / Tanggal   :  Minggu, 24 November 2019
Waktu              : 07.30 – 16.00 WIB
Tempat            : Aula Wijaya Kusuma , Kantor DINKES PROV. JATENG

SEMINAR DAN PELATIHAN “All about PKPO In SNARS 1.1 for Quality Improvement of Hospital Pharmacy”

SEMINAR DAN PELATIHAN “All about PKPO In SNARS 1.1 for Quality Improvement of Hospital Pharmacy”

SEMINAR DAN PELATIHAN

“All about PKPO In SNARS 1.1 for Quality Improvement of Hospital Pharmacy”
Dalam Rangka RAKERDA HISFARSI PD IAI Jawa Tengah 2019
Hotel Best Western Solo Baru, 16-17 November 2019

Peningkatan Mutu Pelayanan Rumah Sakit tidak terlepas dari pelayanan farmasi. Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS) sudah menetapkan Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS 1.1) dengan mencantumkan Pelayanan Kefarmasian dan Penggunaan Obat (PKPO) sebagai salah satu indikator mutu pelayanan rumah sakit. Artinya, peran Apoteker sangat besar untuk mewujudkan pelayanan kesehatan yang paripurna.

Pelayanan kefarmasian dilakukan secara multi disiplin dalam koordinasi para staf di rumah sakit. Rumah sakit menerapkan prinsip rancang proses yang efektif, implementasi dan peningkatan mutu terhadap manajemen obat seta pendokumentasian dan pemantauan terapi obat. Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut dibutuhkan kompetensi apoteker di rumah sakit yang memadai, standar pelayanan dibutuhkan untuk menjamin proses dan terlaksananya kegiatan farmasi klinik yang akuntable dan dapat diterapkan di seluruh rumah sakit. Dengan demikian, adanya pelatihan berkelanjutan yang dilakukan oleh HISFARSI turut membantu terciptanya apoteker yang optimal dalam melaksanakan pelayanan farmasi klinik di rumah sakit.

Hari / Waktu: Sabtu –Minggu, 16 s/d 17 November 2019
Waktu: Sabtu, pukul 07.00 –17.30 WIB & Minggu, pukul 07.00 –17.00 WIB
Tempat: Hotel Best Western Premiere Solo Baru, Sukoharjo Jl. Ir. Soekarno, Solo Baru, Sukoharjo, Jawa Tengah
Biaya: Rp. 1.500.000,-/ peserta

RAKERCAB PC IAI PATI 2019 “Management Pengelolaan Prekursor Farmasi dan Obat-Obat Tertentu (OOT) serta Implementasi di Sarana Kefarmasian. Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Tubercolosis.”

RAKERCAB PC IAI PATI 2019 “Management Pengelolaan Prekursor Farmasi dan Obat-Obat Tertentu (OOT) serta Implementasi di Sarana Kefarmasian. Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Tubercolosis.”

“Management Pengelolaan Prekursor Farmasi dan Obat-Obat Tertentu (OOT) serta Implementasi di Sarana Kefarmasian. Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Tubercolosis.”

Tuberkulosis telah dikenal hampir di seluruh dunia, sebagai penyakit kronis yang dapat menurunkan daya tahan fisik penderitanya secara serius. Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit infeksi kronis yang disebabkan oleh infeksi Mycobacterium tuberculosis dan dapat disembuhkan. Tuberkulosis dapat menyebar dari satu orang ke orang lain melalui transmisi udara (droplet dahakpasientuberkulosis). Pasien yang terinfeksi Tuberkulosis akan memproduksi droplet yang mengandung sejumlah basil kuman TB ketika mereka batuk, bersin, atau berbicara. Orang yang menghirup basil kuman TB tersebut dapat menjadi terinfeksi Tuberkulosis.

Melihat besarnya risiko kegagalan dalam proses terapi tuberculosis, maka diperlukan pemahaman yang lebih tentang TB dan terapi TB secara benar khususnya kepada apoteker dan secara umum pada masyarakat. Apoteker sebagai salah satu penggerak dalam bidang kesehatan menyadari akan pentingnya saling berbagi informasi yang benar dalam upaya menekan angka kegagalan terapi TB dan mencegah meningkatnya penularan penyakit TB di masyarakat, dengan upaya meningkatkan edukasi dan pelayanan terkait obat dan kesehatan pada masyarakat.

Waktu dan Pelaksanaan :

Waktu Penyelenggaraan         : Minggu, 13 Oktober 2019

Tempat                                    : Ballroom Hotel New Merdeka
Jl. Diponegoro No. 69 Winong,, Kec. Pati, Kab. Pati Jawa Tengah 59112

Waktu                                     : 07.00 WIB — selesai WIB

Pembicara

  • Drs. Syafriansyah, M.Kes., Apt  “Management Pengelolaan Prekursor Farmasi dan OOT di Sarana Kefarmasian.”
  • Drs. Budi Raharjo, Sp. FRS., Apt  “Pencegahan Dan Pengendalian Tuberkulosis.”

Contact Person

Apoteker Ruthy Puspa Nugraheny (PC IAI PATI)  085740002747
Apoteker Nurul Susilowati (PC IAI Luar Pati)  087833555106

 

RAKERDA HISFARSI PD IAI JATENG 2019 “All about PKPO In SNARS 1.1 for Quality Improvment of Hospital Pharmacy”

RAKERDA HISFARSI PD IAI JATENG 2019 “All about PKPO In SNARS 1.1 for Quality Improvment of Hospital Pharmacy”

SEMINAR & PELATIHAN
“All about PKPO In SNARS 1.1 for Quality Improvment of Hospital Pharmacy”

Peningkatan Mutu Pelayanan Rumah Sakit tidak terlepas dari pelayanan farmasi. Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS) sudah menetapkan Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS 1.1) dengan mencantumkan Pelayanan Kefarmasian dan Penggunaan Obat (PKPO) sebagai salah satu indikator mutu pelayanan rumah sakit. Artinya, peran Apoteker sangat besar untuk mewujudkan pelayanan kesehatan yang paripurna.

Pelayanan kefarmasian dilakukan secara multi disiplin dalam koordinasi para staf di rumah sakit. Rumah sakit menerapkan prinsip rancang proses yang efektif, implementasi dan peningkatan mutu terhadap manajemen obat serta pendokumentasian dan pemantauan terapi obat. Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut dibutuhkan kompetensi apoteker di rumah sakit yang memadai, standar pelayanan dibutuhkan untuk menjamin proses dan terlaksananya kegiatan farmasi klinik yang akuntable dan dapat diterapkan di seluruh rumah sakit. Dengan demikian, adanya pelatihan berkelanjutan yang dilakukan oleh HISFARSI turut membantu terciptanya apoteker yang optimal dalam melaksanakan pelayanan farmasi klinik di rumah sakit.

Kegiatan akan dilaksanakan pada tanggal 16 s/d 17 November 2019 bertempatkan di Hotel Best Western Premiere Solo Baru, Sukoharjo.

Pembicara :

  • Dra. Arofa Idha, M.Farm – Klin,., Apt  “Pelayanan Farmasi Dalam SNARS 1.1”
  • Mahirsyah Wellyan TWH, M.Sc., Apt  “Pemantauan Terapi Obat Pada Pelayanan Geriatri”
  • Dra. Yulia Trisna, M.Pharm., Apt  “Managemen Risiko”
  • Fransiska Yovita Dewi , M.Sc., Apt  “Peran Farmasi dalam PPRA di Rumah Sakit”
  • Drs. Budi Raharjo, Sp.FRS., Apt  “Implementasi Pemantauan Terapi Obat dan Monitoring”

Contact Person : Dessy 085640159847 / Aprilia 082299882020

PELATIHAN APOTEKER TANGGAP BENCANA PC Kab. dan Kota Magelang

PELATIHAN APOTEKER TANGGAP BENCANA PC Kab. dan Kota Magelang

Posisi wilayah Indonesia yang berada di garis khatulistiwa dan berbentuk kepulauan menimbulkan potensi tinggi terjadinya berbagai jenis bencana alam seperti banjir, banjir bandang, kekeringan, cuaca ekstrim, abrasi, gelombang ekstrim dan kebakaran lahan/hutan.

Manajemen penanggulangan bencana adalah segala upaya atau kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka upaya pencegahan, mitigasi, kesiap siagaan, tanggap darurat dan pemulihan berkaitan dengan bencana yang dilakukan pada tahapan sebelum, saat dan setelah bencana. Untuk itu, tenaga farmasi sebagai tenaga kesehatan harus bisa berperan dalam penanggulangan bencana yang perlu juga dibekali dengan manajemen penanggulangan bencana.

Dengan ini diharapkan apoteker di masa depan selalu siap siaga berkontribusi dan diterjunkan langsung dalam penanggulangan bencana dengan berbekal keilmuan tentang managemen penanggulangan bencana khususnya SAR AIR.

Pelaksaan kegiatan pada Tanggal 21 – 22 September 2019 2019 berlokasi di Kaling Kalih, Mendut Magelang.

Pembicara :
Dra. L. Endang Budiarti, M. Pharm., Apt. ( Manajemen Logistik )
TIM BPBD ( Penanggulangan Bencana )

 

SEMINAR RAKERCAB DAN BAKSOS PC IAI KEBUMEN

SEMINAR RAKERCAB DAN BAKSOS PC IAI KEBUMEN

” KEY PERFORMANCE APOTEKER UNTUK MENUNJANG
PROFESIONALISME BERKELANJUTAN DENGAN
PENDEKATAN MARKETING DI ERA JKN “

Program JKN bertujuan untuk memberikan jaminan manffat pemeliharaan kesehatan dan perlindungan finansial bagi pesertanya. Hal yang dicakup oleh JKN merupakan manfaat promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif termasuk pelayanan obat dan bahan medis habis pakai sesuai dengan kebutuhan medis. Penyediaan obat dalam JKN telah diatur dalam Formularium Nasional (Fornas). Salah satu pihak swasta yang tergabung dalam program ini adalah apotek swasta yang menjadi apotek rujukan.

Berkaitan program JKN yang telah berjalan selama 5 tahun dan apoteker belum memanfaatkan sepenuhnya peluang bisnis di era JKN ini makan PC IAI Kebumen akan mengadakan Seminar tersebut dengan harapan apoteker dapat berpraktek dengan bertanggung jawab dan dapat melihat peluang usaha di era JKN.

Seminar akan diadakan pada tanggal 7 – 9 September 2019 pukul 07.30 wib sampai dengan selesai. Lokasi acara di Hotel Meotel Jl. Ahmad Yani No. 31, Dukuh, Kebumen, Kec. Kebumen, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah 54311. Dan Baksos pengobatan gratis diselenggarakan di Puskesmas Ambal 1, Puskesmas Adimulyo dan PKU Petanahan.

Dengan Pembicara Seminar :

  • Khafidz Nasrudin, S.Farm., Apt (APJ Apotek Karya Sehat Purwokerto) ” Apoteker Bertanggung Jawab”
  • Muvita Rina Wati, S.Farm.M.Sc., Apt (Dosen Fakultas Farmasi UGM) “Praktisi Apoteker PRB”
  • Tim BPJS Kebumen “Peluang Pelayanan Apotek PRB”

Untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi :
Dian Purwanti  085743777771